HUT Yayasan Kemala Bhayangkari Ke-38 Cabang Polres Muara Enim, Membangun Kreativitas Ibu dan Anak

0
7

Muara Enim | Beritaplatmerah.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke 38, Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Muara Enim Tahun 2018 melaksanakan giat Lomba “Menyanyi, Mewarnai, dan Fashion Show” tingkat TK se-kabupaten Muara Enim dihalaman Taman Kanak-kanak (TK) Bhayangkari Muara Enim, Sumatera Selatan.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Bhayangkari Cabang Muara Enim, Ny Ayi Leo dan didampingi Wakil Ketua Bhayangkari, Runi Ary beserta jajaran pengurus Bhayangkari lainnya.

Kegiatan ini juga dibantu Tim Polisi Sahabat Anak (PSA) Satlantas Polres Muara Enim, dan juga dihadiri Ibu-ibu Persit Kartika Candra, Darma Yupi Karina, Adiyaksa, Bunda Paud, Ketua GOW,Ketua Periska PTBA,Ketua Ikatri, Ketua IGTKI, Ketua Pemberdayaan Perempuan dan Ibu Sekda Muara Enim.

Penasehat Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Muara Enim, ‎AKBP Leo Andi Gunwan SIK MPP dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas upaya yang dilakukan untuk mensukseskan kegiatan lomba agar bisa terlaksana dengan sesuai harapan.

“Kepada Bhayangkari saya ucapkan apresiasi dan terimakasih, saya tahu tadi malam lembur sampai jam 3 membuat dekorasi yang luar biasa tanpa ada Event Organizer (EO),” ujar Leo Andi Gunawan, yang juga menjabat sebagai Kapolres Muara Enim ini.

Menurut Leo, kegiatan yang dilakukan tentu mempunyai maksud. Yang pertama kata Leo, pihaknya ingin sebuah proses kegiatan, dengan tidak adanya atau tidak menggunakan jasa sebuah Event Organizer (EO), dan semua dilakukan sendiri. Ini merupakan wujud kepada putra putri kita untuk membangun kreativitas dari ibu-ibu Bhayangkari sendiri sebagai orang tua, yang pada giliran nanti, ia tantang untuk yang mendekor kegiatan adalah anak-anaknya.

“Dan bagaimanapun capaiannya tentu kita hargai. Mengingat saat sekarang ini anak-anak kita sering kali menjadi autis karena ayah bundanya. Karena tidak ingin repot, tinggal di kasih gadget, hp main game selesai, tetapi lupa kita untuk membina motoriknya, dan lupa untuk mengasah kreativitasnya,” tukasnya.

Leo berharap mudah-mudahan melalui kegiatan menggambar mewarnai, fashion show dan menyanyi ini, bisa membangun kreativitas anak-anak, berkreasi bersama bundanya, dan melatih motoriknya. Dengan begitu mudah-mudahan ini bisa bermanfaat bagi anak-anaknya.

“Itu saja pesan saya, semoga apa yang kita lakukan hari ini di ridoi oleh Allah SWT, terima kasih selamat Ulang Tahun Yayasan Kemala Bhayangkari, selamat berlomba kepada adik-adik semua, selamat berkontribusi kepada bunda-bunda yang juga ikut lomba atau mengantarkan, dan juga kepada ayah terima kasih, meski hanya 1 persen ayah yang mengantarkan anak-anaknya,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Muara Enim bunda Ayi Leo Andi Gunawan mengatakan, kegiatan lomba ini untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak usia dini untuk mengexplore diri dan melatih kreativitasnya, kemudian menumbuhkan nilai-nilai positif, dan membentuk dasar kepribadian anak.

“Pada kesempatan ini yayasan Kemala Bhayangkari ingin menjalankan salah satu fungsi itu, yaitu mendorong anak untuk berimajinasi dan berkreativitas. Adapun kegiatan lomba digelar di dua tempat, yang pertama lomba mewarnai di adakan di Balai Agung Serasan Sekundang (BASS) dan di halaman TK Kemala Bhayangkari untuk lomba menyanyi dan Fashion Show. Untuk lomba nyanyi dengan lagu wajib Garuda Pancasila,Indonesia Raya dan lagu pilihan Rambu-rambu/Lampu lalu lintas,dengan juri Gadis Serasan 2017 yakni Reza dan satu dari Polwan, Rosita,” terangnya.

“Dunia anak adalah dunia kreatif,dunia imajinatif, dan juga dunia yang aktif. Benar kata pak Kapolres tadi bahwa kreativitas dan imajinatif anak-anak itu berbeda-beda dengan orang tua. Kreativitas dan imajinatif anak itu harus disertai dengan aktivitas. Dan aktivitas itu bukan seperti bermain gadget dimana ia hanya bermain sendiri dengan dunianya. Dunia aktivitas anak-anak adalah dunia membaur,dunia bermain dan juga dunia penuh dengan interaksi,” tambahnya.

Lebih rinci Ayi menjelaskan, Seperti bad droff yang pihaknya buat, disitu ada gambar hujan,ada pelangi dan ada sinar matahari, dan itu melambangkan dinamika kehidupan anak-anak. Ada yang lesu mungkin kalo hujan, karena anak-anak tidak bisa bermain,  dan ada sinar matahari yang melambangkan kecerian. Jadi warna-warna yang menghiasi kehidupan, ada keindahan yang bisa kita dipelajari dan kita isi.  Mungkin dengan hujan anak-anak bisa belajar untuk bersabar, dengan matahari saatnya anak-anak beraktivitas.

“Mudah-mudahan penggambaran kami tentang dunia anak-anak melalui pelangi, hujan, dan matahari, bisa kami gambarkan dalam bad droff yang kami buat. Saya ucapkan terima kasih buat semua pengurus semuanya ibu-ibu Bhayangkari, dan yayasan atas kerja kerasnya. Dan terima kasih juga pak Kapolres tadi sudah membuat kami bangga dengan ucapannya, dorongan dan suportnya. Ini adalah awal, besok kami akan mendorong anak-anak kami,anak-anak kita semua untuk bisa menuangkan apa yang menjadi imajinasi mereka dalam berkreativitas dalam bentuk gambar. Niat kami, dengan adanya lomba ini untuk menimbulkan kecerian buat anak-anak semuanya. Seperti pepatah populer mengatakan ‘Mensana in corpore sano‘, di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat,” tutupnya. (Aldo Dj) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here