HKTI Turut Promosikan Asian Games 2018 Melalui ASAFF

0
5

Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) turut mempromosikan Asian Games 2018, melalui event Asian Agriculture and Food Forum (ASAFF).

ASAFF merupakan acara yang memuat soal agrobisnis dan agrowisata yang diikuti oleh 20 negara dari 45 peserta Asian Games. Event akan berlangsung pada 27 Juni-1 Juli di Jakarta Convention Center (JCC).

Kiprah HKTI ini menuai pujian dari Menpora Imam Nahrawi. “Terima kasih kepada HKTI yang turut serta mempromosikan Asian Games. Ini komitmen seluruh anak bangsa bahwa Asian Games memang kerja dan gawe bersama, dengan demikian seluruh masyarakat dunia akan tahu bahwa Indonesia memang layak dan mampu menjadi penyelenggara even besar Asia dan bahkan dunia,” kata Menpora, dilansir Kemenpora.go.id, Rabu 28 Maret 2018.

Dari berbagai acara yang disajikan, Menpora menekankan ASAFF agar mengadakan penganugerahan kepada hasil inovasi dari pemuda yang giat dalam bidang pertanian. Di era sekarang, lanjut Menpora, tanpa inovasi sangat sulit membuat daya tarik pemuda untuk berkecimpung pada dunia pertanian yang bagi kebanyakan anak muda sekarang perlahan dihindari.

Padahal menurutnya, ada beberapa contoh yang patut diteladani. Salah satunya adalah pemuda yang bernama Rizal Fahreza dan dua temannya Chikameriana Adyanisa dan Dasep Badrusallam dari Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Rizal bersama dua kawannya ini mengembangkan pertanian jeruk. Mulanya hanya sebidang tanah, namun kini sudah mencapai 1,2 Ha. Bahkan kini lahan itu menjadi Agrowisata, di mana anak-anak dan masyarakat bisa berwisata sambil belajar soal pertanian.

“Di area itu juga dikembangkan kolam ikan, dan makanan ikan dari kulit jeruk hasil taninya. Suatu daur bisnis yang penuh inovasi. Sekali lagi kata kuncinya, inovasi yang harus dikembangkan terus,” cerita Menpora.

Menpora berharap ajang ASAFF menjadi promosi Asian Games dan juga menjadi arena munculnya inovasi anak-anak muda khusunya dibidang agrobisnis dan agrowisata. “Dengan banyaknya peserta manca negara menunjukkan bahwa Indonesia layak dipercaya menjadi tuan rumah multi even tidak hanya di regional Asia tetapi dunia sekalipun,” pungkas Imam.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here