Herman Wimpy, Sang Pengagas Tinju Ketapang Tutup Usia

0
65

BERITAPLATMERAH,KETAPANG – Tokoh masyarakat Ketapang, Herman Wimpy, tutup usia pada Selasa (2/5) malam sekitar pukul 19.30 di RS Fatima Ketapang. Pria yang sangat berperan terhadap muncul dan berkembangnya olahraga tinju di Ketapang ini meninggal di usia 70.

Sebelum meninggal dunia, ia dirujuk ke RS Fatima karena beberapa penyakit yang dideritanya. Kini, penggagas tinju di Tanah Kayong yang berhasil mengorbitkan nama besar seperti Daud Cino Yordan, Damianus Yordan dan beberapa petinju lainnya ini telah pergi untuk selamanya.

Kepergiannya pun meninggalkan duka bagi masyarakat Ketapang dan Kayong Utara. Tak terkecuali bagi Mantan Bupati Ketapang, Henrikus.

Ia mengatakan, almarhum merupakan sosok yang sangat penting di dunia olahraga tinju. Bahkan, olahraga tinju di Ketapang bisa maju dan berkembang sampai sekarang ini adalah berkatnya.

“Kurang lebih tahun 1983, Pak Herman Wimpy mendirikan Sasana Tinju Amatir Tanjungpura di bawah binaan Kodim 1203 Ketapang. Waktu itu saya termasuk salah satu pelatihnya, bersama AH Rompas dan almarhum A Karel Hungan,” kata Henrikus, kemarin (5/5) siang.

Dalam perjalanannya, Sasana Tinju Tanjungpura maju pesat. Banyak petinju-petinju berprestasi yang disegani dan diperhitungkan di tingkat nasional. Kemudian Sasana Tinju Tanjungpura mengembangkan diri dengan menjadikan dirinya sebagai Sasana Tinju Profesional.

 “Bahkan sudah mendunia,” jelasnya.

Lebih lanjut Henrikus menjelaskan, ada beberapa petinju yang namanya kini sudah mendunia. Di antaranya Damianus Yordan dan Daud Cino Yordan. Petinju ini adalah hasil didikan Herman Wimpy.

 “Selain penggerak dan koordinator, Pak Herman juga adalah pelatih sekaligus pembina tinju di Ketapang,” ungkapnya.

Tak hanya melatih, Herman juga dikenal sebagai orang yang sangat peduli terhadap kondisi anak didiknya. Maka tak heran jika banyak anak-anak pada saat itu yang dianggap sebagai anak sendiri. Mulai dari kebutuhan sehari-hari hingga kebutuhan lainnya dipenuhi.

 “Empatinya sangat tinggi. Itu luar biasa,” papar Henrikus.

Selain aktif dalam bidang olahraga, Herman Wimpy juga sebagai tokoh masyarakat yang betul-betul sensitif dengan penderitaan masyarakat. Maka tidak heran jika ada kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat, ia berani tampil ke depan dan menyuarakan perlawanan.

“Hidupnya penuh dengan pengorbanan untuk masyarakat tanpa pamrih. Tanpa memperhatikan dan keuntungan dan kerugian buat dia, dia tetap berjuang. Ia sangat berani mendobrak kezaliman dan ketidak adilan. Selamat jalan tokoh pembangunan Ketapang,” tutup Henrikus. (afi/tyo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here