Hasil Survey Terbaru, Elektabilitas Jokowi Hanya 24,38 persen

0
65

Lembaga survey independen Orkestra, memiliki hasil bertolak belakang soal elektabilitas Presiden Joko Widodo. Dalam survey Orkestra, elektabilitas Jokowi menurun di angka 24,8 persen .

Dua tahun sebelum Pilpres 2019, nama Jokowi berada di urutan terdepan sebagai kandidat Presiden terfavorit pilihan rakyat. Sejumlah tokoh-tokoh nasional mulai disandingkan dengan Jokowi, antara lain Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Pengamat politik dari Lembaga Network for South East Asian Studies (NSEAS) Muchtar Effendi Harahap menjelaskan, angka elektabilitas Jokowi turun 24,38 persen Presentase ini terjun bebas.

Padahal 3 tahun lalu elektabilitas Jokowi sekitar 54 persen, setahun kemudian sekitar 50 persen, kemudian terjun rata-rata di bawah 40 persen. Kini versi Lembaga Survei Orkestra, elektabilitas mantan Wali Kota Solo ini hanya 24,38 persen.

“Dari pengalaman pemilihan langsung di Indonesia, Incumbent bisa menang lagi kalau elektabilitas terakhir di atas 60 persen,” kata Muchtar kepada Indopos di Jakarta, Senin (4/12).

Dengan begitu, berarti peluang Jokowi untuk maju sebagai kandidat Presiden di tahun 2019 dipastikan bubar jalan.

“Kalau angka elektabilitas Jokowi tetap dan tidak bisa di atas 60 persen menjelang Pilpres 2019, dipastikan akan gagal,” kata Muchtar.

Muchtar menilai, elektabilitas Jokowi versi lembaga survey Orkestra ini sangat aneh. Jokowi selaku Kepala Negara pasti selalu memiliki citra populis alias merakyat. Selain itu pemerintahan saat ini juga didukung oleh sebagian besar parpol besar di Indonesia.

“Lebih ironis lagi, terdapat 7 parpol pendukung Jokowi sebagai Calon Presiden pada Pilpres 2019, kok elektabilitas Jokowi tidak bertahan, bahkan terjun terus bebas,” bebernya.

“Mengapa elektabilitas Jokowi tetap terjun bebas padahal sudah didukung parpol seperti Golkar, PPP, Hanura, Nasdem dan lain-lain? Aneh memang,” pungkasnya.*** Baca selengkapnya Klik Disini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here