Hanya Gara-gara Mempertanyakan Surat Tugas, “Satgas Dishub UP DKI, Dikroyok”

0
34

Beritaplatmerah.com-jakarta-Jeruk makan jeruk, Hal inilah yang lebih tepatnya terkait pertikaian di Dinas perhubungan Up Perparkiran Provinsi DKI jakarta,Terkait pencabutan surat tugas sepihak nomor 376/-1.811.4 terhadap satgas Up perparkiran dishub Waosokhi Laoli sebagai Dandru dirasa banyak keganjalan.

 Sebelum kejadian (7/9) pukul 09:30 Laoli yang mendengar bahwa dirinya dari Salah satu Manager JP Buono menyatakan kalau team satgas yang di komandani oleh laoli. Dicabut oleh pimpinan, merasa heran dan ingin mempertanyakan kebenaran tersebut, laoli menghadap pimpinan Kasatpel Affandi Nofrijal, SE. MMTr, kedalam ruangan.

 Laoli yang mempertanyakan kebenaran tersebut tiba-tiba di keroyok oleh kedua oknum dishub yang diantaranya salah satu pimpinan dishub di up perparkiran tersebut, laoli sempat ditonjok, dicekik, bahkan diseret oleh manager sehingga kepala saya terbentur kedinding, tidak Bisa melakukan perlawanan karena dirinya di pegang oleh buono, sehingga Waosokhi laoli mengalami luka pecah bibir dibagian kanan atas, memar diwajah, kericuhan yang sempat terjadi dalam jam kerja tersebut banyak disaksikan oleh pegawai yang sedang bekerja pada saat itu.

Setelah kejadian tersebut, laoli yang tadinya mempertanyakan pencabutan surat tugas satgas Up perparkiran, anehnya baru diterimanya pukul 15:55 Surat perintah tugas nomor 1177/-1.811.4 tentang pelaksanaan tugas dinilai laoli tidak sah, karena menurut laoli surat pencopotan tersebut walaupun sudah ditanda tangani oleh kepala unit Pengelola Perparkiran Dishub Dan transportasi Provinsi DKI JaKarta Sunardi M. Sinaga, S.STP. MM tidak ada cap stempel yang tertera, dan bahkan bukan itu saja, menurut laoli apabila dia dipindahkan laoli mempertanyakan penempatan tugas baru tersebut dimana, karena sampai sekarang belum diterima oleh team satgas yang dikomandani Waosokhi laoli dimana dia akan dipindahkan.

IMG_0514

 Dalam ruangannya yang wartawan komfirmasi, laoli meminta keadilan terhadap dirinya terkait pengeroyokan yang dilakukan seorang atasan, karena tidak dibenarkan apapun ceritanya atasan mengeroyok bawahan, kita semua ada hukum bang?, di sini saya juga merasa malu dengan kejadian ini,karena hal tersebut dilakukan pada saat jam kerja dan didepan rekan-rekan sekantor saya  apakah karena saya bawahan saya harus mendapatkan perlakuan seperti ini, saya meminta kepada kepala dinas Perhubungan provinsi DKI Jakarta agar dapat menindak tegas oknum pelaku pengeroyokan terhadap diri saya(putra tobing)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here