IMG-20170822-WA0025

Hanya di Jombang Narkoba Dijual Secara Kredit

BERITAPLATMERAH, JOMBANG – Pengedar sabu-sabu (SS) di Jombang semakin berani. Untuk merayu pelanggan, mereka menjual barang haram tersebut secara kredit. Pembeli bisa mengasur pembayaran berkali-kali.

Modus kredit sabu ini terkuak saat Satnarkoba Polres Jombang membekuk jaringan pengedar dengan sasaran anak kos. Sebanyak enam pelaku diringkus berikut barang bukti.

Kapolres Jombang AKBP Agung Marlianto mengatakan, Yang pertama kali ditangkap adalah MDS (31), warga Jl Pattimura, Desa Sengon, Jombang. MDS ditangkap usai dipancing oleh polisi di depan sebuah minimarket. Dari tangan pelaku, korps berseragam cokelat menyita dua paket yang masing-masing berisi 1,00 dan 1,10 gram.

Selanjutnya, polisi menangkap RM atau Tukul (23), mahasiswa asal Desa Kampungbaru, Kecamatan Plandaan, Jombang. Tukul tertangkap di sebuah rumah kos di Desa Candimulyo, Jombang Kota. Nah, Tukul inilah yang kerap mengedarkan sabu ke penghuni rumah kos. Menariknya, dalam mengedarkan barang haram tersebut dengan cara kredit.

“Tapi penjualan sabu secara kredit tersebut khusus bagian pelanggan yang sudah kenal akrab. Utamanya, teman-teman pelaku yang indekos,” kata Kapolres kepada beritaplatmerah.com, Senin (22/8)

Dari tangan Tukul, polisi menyita empat paket sabu yang masing-masing berisi sabu 0,27 gram, 0,29 gram, 0,30 gram, dan 0,45 gram. Selain itu juga satu unit Smartphone merk Samsung. Dari Tukul akhirnya muncul sejumlah nama yang juga berhasil diringkus petugas.

Mereka adalah H alias Gembul (22), warga Desa Banjardowo, Jombang, kemudian BPA alias Jono (22), warga Desa Jarakkulon, Kecamatan Jogoroto, serta FPO (17), seorang pelajar salah satu SMA di Jombang.

“Seluruh pelaku kita tahan. Namun demikian, kita masih mengembanhkan kasus ini,” pungkasnya. (suf/tyo)