Gara-gara Puisi Sukmawati, Pendukung Gus Ipul Pindah Dukung Khofifah

0
7

PASURUAN – Puisi kontroversial yang dibaca oleh Sukmawati beberapa hari lalu berimbas ke Pilkada Jawa Timur. Salah satu dampaknya adalah berpindahnya pendukung Gus Ipul yang tergabung dalam Forum Komunikasi Kiai Kampung Jawa Timur (FK3JT) ke Khofifah.

Dilansir BANGSAONLINE.com, KH. Fahrurrozi (Gus Fahrul) membenarkan jika pihaknya akan balik kanan mendukung ke Khofifah, pasca gaduh puisi tersebut. “Saya akan balik kanan, itu karena statement puisi Sukmawati yang bikin umat islam tersinggung,” tegas dia kepada BANGSAONLINE.com di rumah makan Kebon Pring, Karang Ketug, Gading, Kota Pasuruan saat menyambut kedatangan AHY silaturrahmi ke para Kiai di Jatim, Rabu (4/4).

“Sukmawati itu adalah family dari Puti Guntur (Bibi) yang kini jadi Cawagub Gus Ipul. Sedangkan hubungan Megawati dengan Sukmawati tersebut sangat erat, tidak hanya family, tapi juga di Partai. Sedangkan masyarakat Jawa Timur itu sendiri basis islam yang berpegang pada Aswaja, termasuk Gus Ipul. Niat dari para tokoh agama itu sebenarnya ingin menyatukan kaum nasionalis dan religius. Ternyata di tengah perjalanan Pilkada, ada salah satu tokoh elit dari kaum nasionalis bikin kekecewaan terhadap umat Islam yang isinya di luar etika keragaman. Ya sudah saya juga ikut tersinggung, karena ini menyangkut keyakinan,” ujar Gus Fahrul.

Menurut, Gus Fahrul, puisi yang saat ini viral tersebut isinya melecehkan agama Islam. Pasalnya Sukmawati menyebut suara kidung lebih merdu dari lantunan adzan. “Secara lisan Murtad wes iku mas, harus minta maaf di depan publik Sukmawati tu, ke umat Islam,” papar Gus Fahrul.

“Murtad itu ada tiga, antaranya Murtad Lisan (perkataan), Murtad Qolbi (perasaan) dan Murtad Fi’li (perbuatan). ” Nah sukma itu, tergolong murtad lisan,” paparnya.

Akibat puisi itu, menurut Gus Fahrul, suara Gus Ipul merosot di Internal FK3JT. “Kasian Gus Ipul yang jadi korban,” katanya.

Gus Fahrul sendiri menjelaskan bahwa sebelum dirinya balik arah dukungan, dia sudah berpamitan kepada para Kiai sepuh Lirboyo dan Kiai sepuh lainnya yang berada di barisan Gus Ipul-Puti. “Saya sudah sampaikan kalau tidak sanggup meneruskan perjuangan untuk memenangkan pasangan Gus Ipul-Puti,” pungkasnya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here