Fahira Idris Ingatkan Semua Umat Beragama Jangan Mau Diadu Domba

0
7

Beritaplatmerah | Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Fahira Idris mengutuk keras atas penyerangan terhadap para pemuka agama yang marak terjadi belakangan ini.

“Setelah ulama kini pastor, susah untuk tidak curiga kalau kita sedang diadu domba,” ujar Fahira melalui twitter @fahiraidris, Senin (12/2/2018) mengomentari kejadian yang baru saja terjadi, yaitu penyerangan di gereja St. Lidwina Sleman, Minggu kemarin.

Menurut dia, penyerangan pemuka agama selain sangat efektif membangkitkan antar umat beragama, menumbuhkan rasa curiga dan saling tuduh menuduh, juga efektif dimanfaatkan oknum-oknum tertentu untuk melakukan pembenaran atas klain-klaim mereka yang menyatakan bahwa Indonesia sedang dilanda ‘wabah intoleransi’.

“Saat pemuka agama tertentu dianiaya, mereka menganggap peristiwa biasa. Tetapi saat pemuka agama lain mengalami hal yang serupa, isunya mereka belokkan menjadi soal intoleransi dan politik identitas,” tegasnya.

Fahira menegaskan bahwa kita harus waspada terhadap oknum-oknum yang suka standar ganda seperti ini.

“Sadar atau tidak sadar, opini mereka malah memperkeruh suasana,” tandasnya.

Lebih lanjut Fahira menghimbau kepada seluruh umat lintas agama agar tetap tenang menghadapi situasi saat ini serta jangan terprovokai oleh pihak-pihak manapun yang ingin mengadu domba antar umat beragama.

Kepada sahabat2ku dari semua/ lintas agama, mohon agar tetap tenang, bersabar, dan jangan terprovokasi oleh pihak manapun, yg memang sengaja ingin mengadu domba antarumat beragama. Waspadalah..” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here