Detik-detik Proklamasi 17 Agustus di Pacitan Berlangsung Khidmat

0
18

BERITAPLATMERAH,PACITAN – Upacara peringatan detik-detik Proklamasi 17 Agustus di halaman Pendopo Kabupaten Pacitan berlangsung khidmat. Bertindak selaku inspektur upacara Bupati Indartato, Kamis (17/8).

Sejumlah elemen ikut dalam kegiatan tersebut. Mulai TNI/Polri, ASN, pelajar, mahasiswa, dan unsur organisasi masyarakat.

Pengibaran Bendera yang di laksanakan oleh 70 orang siswa/siswi yang terpilih dari beberapa sekolah yang ada di Pacitan dan sudah mengikuti Diklat Paskibraka,Pembawa Baki Pengibaran di percayakan kepada Sri Sugiyarti, Pelajar SMA 1 PACITAN, serta Pengibar Bendera di percayakan kepada Pandu Noto Negoro, Pelajar SMA N 1 Punung, Tedi Restu Saputro, Pelajar SMK N 2 Pacitan, Vera Ria Rachmawati, Pelajar SMK N 2 Pacitan dan sebagai Danki Paskibraka Peltu SUPRAYITNO, dari Kodim 0801 Pacitan.

Usai memimpin upacara Bupati mengatakan perlu sebuah upaya bersama untuk melanjutkan cita-cita pendiri bangsa dan para pahlawan. Salah satu caranya dengan menjaga persatuan dan kesatuan.

“Kita harus terus menjaga persatuan dan kesatuan. Agar upaya mencapai cita-cita menyejahterakan rakyat dapat tercapai,” katanya.

Diakhir kegiatan Detik-detik Proklamasi digelar Derama kolosal “Palagan Tumpak Rinjing” yang mengisahkan perjuangan rakyat Indonesia dalam mengusir penjajah di wilayah Kabupaten Pacitan, Derama tersebut persembahan dari Para Pelajar di Bawah Binaan Kodim 0801 Pacitan.

Peringatan Kemerdekaan RI ke-72 ini kemudian dilanjutkan dengan pemberian remisi umum kepada para warga binaan di Rumah Tahanan Kelas IIB Pacitan. Penyerahan SK remisi sendiri secara simbolis dilakukan oleh Bupati kepada warga binaan penerima.

Kepada mereka Bupati berpesan agar selepas dari penjara, mereka dapat menjaga sikap, berbuat lebih baik, dan bermanfaat untuk masyarakat.

Rangkain acara sendiri berakhir di RSUD dr. Darsono. Pada kesempatan itu orang nomor satu dijajaran pemerintahan Kabupaten Pacitan ini mengunjungi tiga bayi yang lahir bertepatan dengan hari kemerdekaan Indonesia. Mereka berasal dari Kecamatan Donorojo, Pacitan, dan Kebonagung. (tyo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here