“Dana PKKPM-PIE Di Tugala Oyo,Nias Utara,Diduga Mark Up”

0
45

Beritaplatmerah.com, Nias – Sumatera Utara –Ketua Tokoh pemuda Toris Hia  yang juga Ketua PAC LSM-LIPAN(Lembaga Independent pemantau Anggaran Negara) Kecamatan Tugala kab Nias utara menduga penyaluran dana Program Peningkatan Kesejahteraan Keluarga melalui Pemberdayaan Masyarakat Pengembangan Infastruktur Ekonomi (PKKPM-PIE) sebesar Rp. 2 miliar yang bersumber dari APBN 2015 tidak tepat sasaran.

Dana  yang diberikan kepada 50 kelompok di Kecamatan Tugala Oyo dibawah kendali Unit Pengelola Kegiatan (UPK), Fasilitator Kegiatan (FK) dan (Fasilitator Teknis (FT),  pelaksanaan dilapangan diduga fiktif dan tidak transparan.’Ungkapnya kepada Platmerah saat ditemui dikantornya 21/01/2016.

“Toris mencurigai adanya penggelembungan harga, mesin rumput yang seharusnya bisa dibeli di Gunung Stoli (Nias)seharga Rp.1500.000/unit sementara pihak UPK,FK,FT dan TPK harus membeli  barang yang sama dari Medan seharga Rp. 1.960.000/unit di Medan belum lagi termasuk ongkos   kirim. Selain itu pihak kepala desa dan kelompok tidak diajak dulu berdiskusi terkait barang yang dibutuhkan kelompok   yang berujung barang-yang dibeli tersebut tidak diterima oleh para kelompok.

Hal tersebut patut dicurigai  adanya konspirasi terselubung antara pihak UPK, FK, FT dengan Bapeda, BPM, Camat, PJOK dan SEKCAM. Dimana semua telah tertata rapi.”Katanya.

Bukan hanya itu, Toris juga mengatakan bahwa sehrusnya pencairan dana ini sudah terlaksana per 31 Desember 2015, namun sampai sekarang belum terlaksana kepada semua kelompok karena banyak masyarakat yang menolak barang yang tidak sesuai dengan harga.

Itolo Hia, Ketua UPK Tugala Oyo yang dihubungi melalui telpon selulernya membenarkan bahwa telah menarik uang sebesar Rp. 2 miliar untuk 50 kelompok di Kecamatan Tugala Oyo dan telah mengelola kegiatan itu, ujarnya. Ia menjelaskan bahwa dana PKKPM – PIE dicairkan berdasarkan pendataan Rumah Tangga Miskin (RTM) 2011. Untuk OPS 5 % dan Rp. 1,9 miliar dibagi rata kepada ke 50 kelompok, ujarnya.

Yulianus Harefa/PM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here