uang

Dana Desa Picu Pemborosan Uang Negara

BERITAPLATMERAH, Jambi – Alokasi dana desa (DD) yang dikucurkan dari dana APBN tahun 2016 untuk masing-masing Desa kurang lebh kurang 600 juta,ditambah 200 juta dari dana anggaran Dana Desa (ADD),penggunaan dana ini terkesan memicu pemborosan uang Negara.
Pasalnya,menurut hasil pantauan Platmerah seputar penggunaan Dana Desa yang diperuntukkan untuk pembangunan di pedesaan terkesan kurang menyentuh kepada perekonomian masyarakat di pedesaan,sebahagian besar dana tersebut digunakan untuk pembangunan fisik jalan dan graenase yang ada di dalam Desa.
Sementara masyarakat khususnya di pedesaan belum begitu mampu menghadapi gejolak harga pasar yang kian hari kian melambung naik”sebahagian besar dari sembilan bahan pokok masih tergantung dipasar,,alias semua dibeli sedangkan pedesaan termasuk wilayah yang potensi agraris yang banyak mengandung potensi pertanian perkebunan dan peternakan.
Hal ini kalau kita hitung uang tunai secara manual kucuran dana Negara yang amsuk ke-Desa cukup besar,pertama dana Desa (DD),anggaran dana Desa (ADD) hampir satu milyar,belum lagi termasuk bantuan berupa burupa ternak dan lainnya.
Kendatipun sumbangan uang Negara sudah begitu banyak kesetiap Desa hasilnya belum terlihat adanya Desa yang Mandiri,pembangunan disemua sektor di Desa masih tergantung dengan uang Negara,kalau terjadi keuangan Negara defisit sudah barang tentu  gejolak kesenjangan sosial akan dapat dirasakan oleh Negara,analisa Media Online Platmerah.
Menurut salah satu pakar ekonomi bernama Rusdi Saham.SE,majunya dan kondusifnya negara ini pertama tergantung ekonomi yang membaik kedua Pendidikan ketiga Hukum.
Seharusnya penataan atau perencanaan pembangunan di-Desa berhulu pada prinsif ekonomi yang berkesinambungan dan parmanen.jelas Rusdi 10/01.(Rifaiduri)