Chelsea yang Meninggal 19 Hari Setelah Radang Amandel

0
10

Wolverhampton , Sepanjang hidupnya, Chelsea Jackson dikenal sebagai gadis yang sehat. Namun setelah tiba-tiba terserang radang tenggorokan akhir Desember lalu.

Ketika dibawa ke dokter, gadis ini hanya didiagnosis mengalami tonsilitis atau radang amandel, apalagi ditemukan semacam benjolan di leher Chelsea.

Namun kemudian ia hanya diberi beberapa jenis antibiotik dengan dosis selama 10 hari. Bukannya sembuh, Chelsea malah tak bisa makan karena tenggorokannya susah menelan.

Kedua matanya juga berubah menjadi kuning dan ia kesulitan untuk bernapas. Barulah saat itu ia dilarikan ke rumah sakit dan mendapatkan perawatan intensif. Saat itu berbagai cara telah dilakukan tim dokter untuk mengembalikan kondisinya.

Seperti halnya di hari ke-10, Chelsea berkenan untuk dibius agar tubuhnya dapat memulihkan diri. Akan tetapi kenyataannya, masker oksigen itu justru membuat Chelsea panik sehingga ia harus dipasangi ventilator untuk membantu pernapasannya.

Mereka juga melakukan transfusi darah kepada Chelsea untuk menstabilkan kondisinya, tetapi hasilnya juga nihil. Barulah empat hari setelahnya, hasil tes mengungkap jika gadis malang ini mengidap sebuah penyakit langka yang bernama hemophagocytic lymphohistiocytosis (HLH).

National Institutes of Health menjelaskan, HLH memicu tubuh untuk menghasilkan terlalu banyak sel imun yang aktif. Akibatnya sel-sel darah putih ini justru menyerang sel darah lainnya dan menumpuk di limpa serta livernya. Pada akhirnya liver atau hati Chelsea membengkak dan mengakibatkan kerusakan pada organ tersebut.

Dalam kondisi seperti ini, risiko kematiannya sudah tinggi, dengan peluang hidup kurang dari dua minggu hingga enam bulan setelah diagnosis. “Kami bahkan mengendalikannya dengan steroid dan kemoterapi tetapi tak ada efeknya,” kata Nicki.

Namun yang paling mengejutkan keluarga Jackson adalah tiga hari setelah diagnosis itu keluar, Chelsea menghembuskan napas terakhirnya, pada usia yang sangat belia yaitu 20 tahun.

“Semuanya berjalan begitu cepat. Tahu-tahu dia sudah menjalani perawatan intensif dan organ liver maupun limpanya harus berjuang untuk mengatasi infeksi yang terjadi dalam tubuhnya,” ungkap sang ibu, Nicki seperti dikutip dari Metro, Kamis (25/2/2016).

Padahal ketika pertama kali dibawa ke rumah sakit, Nicki melihat putrinya masih sempat berkirim pesan dengan teman-temannya. Chelsea mengatakan ia takkan dirawat lama di rumah sakit. “Tak ada satupun dari kami yang menyadari bahwa kondisi ini serius, bahkan mengancam jiwanya,” lanjutnya.

Apalagi sepaham Nicki, radang amandel merupakan sebuah gangguan kesehatan yang lazim ditemukan. Akan tetapi tubuh putri keduanya itu memang sudah tidak merespons obat yang diberikan sama sekali.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here