Cerita Para Pemburu Angpau di Tengah Kemeriahan Imlek Petak Sembilan

0
43

Jakarta – Di saat sebagian orang tengah berlibur, pergantian tahun baru kalender Cina atau imlek bagi sebagian orang berarti saatnya mencari rezeki. Mereka berduyun-duyun datang ke Jakarta untuk mencari angpau.

Beberapa di antara pemburu angpau mengaku berasal dari Jasinga, Bogor, Depok, Tangerang. Bahkan ada yang dari Indramayu. Mereka berkumpul di halaman Wihara Dharma Bhakti, Petak Sembilan, Jakarta Barat.

Elis (54), warga Depok, mengaku sudah 3 hari berada di klenteng Dharma Bhakti. Dia berharap mendapatkan rezeki.

“Saya tinggal di Depok, dulunya sih di Jalan Sabang. Suami saya sudah meninggal dan saya tidak punya anak. Jadi ya begini nyari uangnya,” tutur Elis sambil berpanas-panasan saat berbincang dengan detikcom, Senin (8/2/2016).

Sehari-harinya, Elis bekerja sebagai buruh cuci. Sampai dengan siang ini, dia mendapat uang Rp 20 ribu.

Beda lagi dengan nasib Diwung dari Tangerang. Diwung mendapatkan Rp 200 ribu. Semua berasal dari pemberian umat yang beribadah sejak pagi hingga siang
ya
Ada lagi cerita Dewi (28) dari Jasinga, Bogor. Bersama balita digendongannya dia hanya mendapat sebesar Rp 35 ribu.

“Saya dari pagi baru dapat Rp 35 ribu. Tadi ada pembagian dan saya baru keluar. Jadi gak dapat,” tutur Dewi.

Panitia pembagian uang sumbangan yang berasal dari para umat mengatakan, mereka sudah membagikan 7 kali pembagian sejak pagi sampai siang ini. Uang yang dibagikan berupa pecahan Rp 10 ribu, Rp 5 ribu, dan Rp 2 ribu.

“Jadi pembagiannya merata. Sudah 7 kali dibagikan sejak pagi tadi. Tergantung besaran umat yang nyumbang ke panitia. Kita bagikan setelah dirasa cukup untuk dibagikan,” tutur Hilman, salah seorang panitia pembagi uang sumbangan umat yang juga salah seorang hansip di Kelurahan Glodok.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here