Cerita Kakek Galau Hadapi Masa Depan Setelah Pindah dari Kalijodo

0
35

Jakarta – Sebut saja namanya Jo, kakek berusia 79 tahun ini baru satu tahun ditinggal istri tercintanya. Jo, sehari-hari tinggal bersama anak dan menantunya di Kalijodo, Jakarta.

Terik menyengat Kalijodo, namun tak menyurutkan langkah Jo yang bergegas menuju ke kantor kecamatan. Dia akhirnya memilih pindah ke Rusun Marunda, lokasi ini dia pilih karena lebih dekat dengan rumah kerabatnya.

“Ya ini saya mau pindah dari sini ke Marunda saja karena katanya gratis naik TransJakarta sama Kopami, saya kan masih ada rumah saudara dekat-dekat sini. Jadi kalau ngunjunginnya gampang,” jelas Jo, Senin (22/2/2016).

Jo menuturkan, sehari-hari dia mengisi hidup dengan berdagang sembako di Kalijodo. Rumah yang dia tempati sejak 1990 itu sekaligus dijadikan warung.

“Saya asli Sulawesi Barat, saya sehari-hari jualan sembako di sini, lumayan ramai, istri meninggal satu tahun. Saya juga ada sakit, sakit asma, udah lama tinggal enak kan di sini, usaha juga di sini,” jelas dia.

“Yang jadi pikiran saya ini kan mata pencaharian, kalau saya nggak disini saya bingung mau cari nafkah kemana,” tutur dia lagi.

Jo, mengaku sudah ke kecematan dan tak mendapat kesulitan untuk mendapatkan rusun. Hanya KTP Jakarta saja yang ditunjukan, hanya saja sekarang dia sudah mantap dan memilih Rusun Marunda

“Saya maunya dikasih tempat usaha kalau nggak ada usaha kan mau makan di mana, katanya gratis 3 bulan, tapi listrik air sama makan beli sendiri. Sedangkan saya gaji jualan. Gratis juga cuma 3 bulan, abis itu bayar kan sama aja. Lama-lama juga ngebunuh kita kalau begitu,” tutup dia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here