Bupati Purwakarta Lantik Tujuh Kepala Desa

0
45

BERITAPLATMERAH,PURWAKARTA, Bupati Purwakarta, Dedi mulyadi, melantik 7 kepala Desa di Maya Datar pemkab kabupaten Purwakarta Jawa Barat, kamis malam 7 Desember 2017.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kapolres Purwakarta, AKBP Dedy Trabani dan jajarannya, para pejabat dilingkungan pemkab purwakarta, Ketua APDESI dan para  camat dan itansi terkait lainnya.

Sementara dari masyarakyat, diantaranya para pendukung masing- masing  kepala desa yang dilantik ikut menyaksikan acara tersebut

Penetapan tersebut sesuai dengan ketentuan pasal 33 peraturan daerah Kabupaten Purwakarta, No 1 2015 tentang perubahan kedua atas peraturan daerah No 11 tahun 2006 tetang tata cara pencalonan pemilihan, pengangkatan dan pem berhentian kepala Desa, perlu mengesahkan calon kepala desa menjadi kepala Desa hasil kepala desa priode tahun 2017-2023 dengan keputusan Bupati.

Para kepala desa yang dilantik diantaranya, kepala desa Cipendey Koswara  dengan No 141.1/kep 783-DPMD/2017. Kepala Desa Jatimekar Kusnendar dengan No 141.1/kep 784-DPMD/ 2017. Kepala Desa Mekargalih Muhammad Muhyi dengan No 141.1/ kep 785-DPMD 2017. Kepala Desa Linggarsari H. Usep Saepoluh dengan No 141.1/kep 786-DPMD 2017. Kepala Desa Liunggunung H. Bustomi dengan No 141.1/kep 787-DPMD 2017. Kepala Desa Cianting Engkos Koswara dengan No 141. /kep 788-DPMD/2017. Kepala Desa Sukajadi Edeng Suhandi dengan No 141.1/kep 789-DPMD/2017.

Ke  tujuh Kepal Desa yang sudah dilantik dan diambil sumpahnya  juga jabatan langsung diberikan SK penetapan

Dalam sambutannya,Bupati  Purwakerta Dedi Mulyadi berpesan kepada para kepala desa yang baru, untuk sungguh-sungguh bekerja melayani warganya.

Secra khusus,bupati meminta para kepala deaa agar meni gkatkan kebersihan  diwailayah masing-masing. Selain itu dia meminta agar kantor desa dan ruang pelayanan dan RT/RW harus bisa membuka internet agar semua pelayanan bisa berbasis online.

Dia juga berharap agar setiap Desa harus mempunyai ruang Publik sepertialun- alaun desa, karena tempat bermain anak-anak di desa sudah semakin sempit.

Apalagi sekarang banyak pembebasan, jadi setiap desa harus punya alaun alaun minimal sebesar Pemkab Kabupaten, sehinga ruang Publik terbuka dan juga nanti ada tempat kesenian, tempat bermain anak anak tempat bermain kelereng kemudian kecot pokonya Desa harus tumbuh dengan kuat karena mereka memiliki anggaran sendiri. “Ujarnya Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi, mengatakan, bahwa nanti tahun depan ada bertia gembira kepala desa,gajihnya tiap bulan sekali tidak lagi menunggu tiga bulan.Pungkasnya Dedi Mulyadi.(jem)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here