BPN Pemalang Bagikan Air Bersih Di Dua Kecamatan

0
16

Beritaplatmerah.com-Pemalang – Kemarau yang berkepanjangan membuat sebagian sebagian wilayah di kabupaten Pemalang mengalami krisis kekurangan air bersih ( air sehat), hal ini disebabkan banyaknya mata air yang mati serta kering akibat kemarau yang berkepanjangan seperti diungkapkan oleh Ratno kepala Desa Belik , Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang ketika di wawancarai di sela-sela pembagian air bersih Kamis, (22/10) yang merupakan sumbangan dari Pegawai Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pemalang.

Dikatakan oleh Ratno Kepala Desa Belik,” krisis air bersih yang melanda desa Belik dimulai sejak tiga bulan setelah masa kemarau, dan sekarang sudah lima bulan lebih, dukuh tepus adalah salah satu dukuh yang mengalami kekeringan yang paling parah,” ujar Ratno. Juga disampaikan olehnya sebenarnya di Desa Belik ada 39 titik mata air yang biasanya di gunakan untuk mencukupi kebutuhan air minum warga desa belik dan sudah dibuatkan instalasinya dengan mempergunakan anggaran dari ADD, Bansos, Pamsimas ataupun sumbangan Gubernur namun dikarenakan sumber mata airnya mati maka saat ini tidak berfungsi.

Terkait dengan pelestarian mata air Ratno juga mengatakan, ” untuk pelestarian mata air, pemerintahan Desa sudah bekerja sama dengan perhutani, LMDH dengan cara menghijaukan disekitar masing-masing mata air seluas 2(dua) Ha namun belum membuahkan hasil mata air sesuai dengan harapan,” tandasnya.

Ketika ditanyakan mengenai sumbangan air bersih dari Pemda Pemalang, Ratno mengatakan,” sumbangan Pemda melalui BPBD biasanya diberikan dengan rutin, tapi sumbangan dari instansi/ SKPD yang lainnya baru pertamakali kami menerima  sumbangan air bersih dari Kantor Pertanahan Pemalang (BPN) dan saya atas nama warga Dukuh Tepus Desa Belik menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya,” pungkas Ratno.

Hal senada juga di sampaikan oleh Kepala Desa Jatingarang Titis Wijiastuti yang diwakili oleh sekdesnya Tohak SE,  ketika menerima sumbangan air bersih dari Badan Pertanahan( BPN) Pemalang Jum’at(23/10) di dukuh alang-alang amba Desa Jatingarang, Kecamatan Bodeh Kabupaten Pemalang,” saya mewakili kepala desa Jatingarang Titis Wijiastuti, menyampaikan salam dari Beliau baik kepada masyarakat Alang-alang amba maupun kepada Yth Bpk Deni santo dan rekan-rekan dari BPN Pemalang, Ibu Kepala Desa Jatingarang sekarang sedang menjalankan Perawatan kesehatan secara rutin, dan atas nama warga Desa Jatingarang dukuh alang-alang amba khususnya, kami mengucapkan terima kasih yang tiada terhingga sehingga tanpa dinyana dan tidak terduga desanya yang sedang mengalami krisis air bersih tiba-tiba mendapatkan sumbangan air bersih, semoga Tuhan Yang Maha Kuasa yang akan membalas kebaikan Pegawai BPN Pemalang dan ini baru pertama kali kami menerima sumbangan air bersih,” ujarnya.  Tohak juga menjelaskan terkait dengan air bersih yang dipergunakan oleh warga untuk MCK dalam keadaan normal masing-masing dukuh di Jatingarang mendapatkan air bersih dari air sumur yang digali oleh warga maupun dari aliran sumber mata air yang sudah dialirkan melalui program Pamsimas dan program pemerintah lainnya, namun dikarenakan musim kemarau yang berkepanjangan sehingga mata airnya mati akibatnya warga untuk mendapatkan air bersih satu pikul saja ( dua dirigen) harus menunggu sampai empat jam.

Sementara itu dalam sambutannya Kepala Kantor Pertanahan atau yang biasa disebut BPN Pemalang Deni Santo mengatakan,” sumbangan air bersih ini masih dalam rangka memperingati Hari Agraria Nasional dan Tata Ruang (HANTARU 2015), dan dalam kesempatan ini Kami Pegawai BPN Pemalang iuran secara swadaya sehingga kami bisa menyumbang 6(enam )tangki air bersih untuk dukuh Tepus, Desa Belik Kecamatan, dan 4( empat ) tangki untuk dukuh alang-alang amba Desa Jatingarang Kecamatan Bodeh dengan kapasitas 1(satu) tangki 6000(enam ribu ) liter,” tegas Deni Santo. Masih kata Deni Santo dalam memperingati Hantaru 2015 BPN Pemalang tidak hanya melakukan bhakti sosial pembagian air bersih saja tapi pembagian sertifikat gratis bagi masyarakat juga kedepan kami akan melakukan santunan yatim piatu di salah satu yayasan yatim piatu.

Sa’at ditanyakan terkait dengan tahun politik, Deni dengan tegas menjawab,” ini murni kegiatan bhakti sosial yang dilakukan BPN Pemalang dalam rangka memperingati Hantaru 2015 tidak ada sama sekali kaitannya bahkan titipan dari salah satu cabup yang akan bertarung  di pilkada kabupaten Pemalang yang akan digelar pada tanggal, 9 Desember 2015 yang akan datang,” pungkasnya. ( Joko Longkeyang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here