BLOK MIGAS MASELA DAN FREEPORT SEPERTI API DALAM SEKAM ,”BERPOTENSI TIMBULKAN KERUSAHAN SARA”

0
27

Beritaplatmerah.com-Jakarta,Rahman Sabon Nama ,Penganat Pilitik dan Ekonomi mengatakan pada Platmerah 12/11/2015] di sela acara peringatan hari Pahlawan Nasional.Acara tersebut  dilakukan oleh Asosiasi AP2TPHI yang dipimpinnya.

Dalam pernyataan persnya ,Rahman mengigatkan  kepada pada pemerintah  agar berhati-hati dalam  pengelolaan Blok Migas Masela dan Freeport , pemerintah  harus memperhatikan kesejahteraan daerah itu

Pengelolaan sumber daya alam yang ada disana  harus benar- benar    mengutumakan kepentingan nasional, kemanfaataannya diutamakan utk kepentingan nasional, kebutuhan untuk kesejahteraan hajat hidup rakyat Indonesia,dan juga berdampak untuk sumber pemasukan PAD bagi daerah bersangkutan.’Tutur Rahman

Tambah Rahman sabon,”Khusus Blok Masela Pemprov Maluku dan Pemprov  Nusa Tenggara Timur sudah lama menuntut pembagian sebesar sepuluh persen pada pemerintah pusat ,namun tuntutannya belum mendapat respon Jakarta.

Dari masalah Masela dan Freeport,kini berkembang info  yang saya dapat dari masyarakat setempat baik di Freeport Indonesia maupun di laut Masela sering terlihat oleh masyarakat  setempat berpatroli kapal perang asing di Blok Masela dan pasukan asing berkeliaran di daerah di sekitar Freeport ,apabila hal ini tidak diantisipasi oleh pemerintah khusus Menko Polkam dan KABIN, saya mengkwatirkan dapat dimanfaatkan oleh oportunis lokal dan asing melalui operasi intelijen asing berbungkus SARA untuk mengganggu stabilitas Polkam dan pemerintah.

Agar tidak terulang kasus  SARA seperti di Papua dan di Aceh serta Maluku beberapa waktu yang lalu,maka saya Rekomendasikan hal yang perlu dilakukan pemerintah adalah:

1).Tingkatkan kewaspadaan keamanan dan penambahan kapal patroli AL,KKP dan berikan peran fungsikan Badan Keamanan Laut ( BAKAMLA) sebagaimana tujuan didirikan lembaga ini.
2).Beri peran tokoh masyarakat Maluku mengaktifkan Lembaga adat Pela Gandong agar secara bertahap membaurkan kembali Kristen/Islam,
dan lakukan pendekatan kepada masyarakat utk secara sukarela menyerahkan senjata yg disimpan, karna Razia berkali2 oleh aparat  tidak berhasil
3).Perlu revisi Undang Undang  tentang Otonomi Daerah 7 daerah kepulauan  dan UU tentang Perikanan.
4).Diperlukan Subsidi BBM khusus nelayan untuk daerah ini  dan agar Bank BRI sebagai Bank penyalur pinjaman Petani/Nelayan dan buruh dengan bunga rendah,
5).Perlu segera revisi Undang Undang Imigrasi
6).Perlu digalakan kebutuhan pangan pokok selain beras dengan  perbaikan Raskin jadi Pangkin sesuai daerah,
7).Pembicaraan Blok Migas Masela agar melibatkan Pemprov Maluku dan Pemrov NTT. Serta libatkan Pemprov Papua dalam renegosisi  perpanjangan kontrak karya Freeport jangan dilakukan secara sembunyi sembunyi oleh Menteri ESDM  karena situasi polkam didaerah ini seperti api dalam sekam, “Rahman Sabon Nama mengingatkan.

Editor:Agus nainggolan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here