Bertentangan Dengan Pergub DKI Jakarta no 168 Tahun 2014, Lurah Pademangan Barat Didemo

0
17

Beritaplatmerah.com-Jakarta-Dianggap bertentangan dengan Pergub DKI jakarta No 168 Th 2014,Lurah Pademangan Barat di Demo Pengurus RW dan tokoh masyarakat.Masyarakyat mengganggap bahwa Pemekaran Wilayah serta pembentukan Rukun Warga (RW) di wilayah Pedemanga Barat,    Jakarta Utara,yakni RW 016 Kelurahan Pademangan Barat,Cacat hukum..!!  ada indikasi dipaksakan agar tetap terbentuk kepengurusan Rukun Warga Baru di wilayah tersebut.

 Kenapa dikatakan Cacat Hukum.? Pemekaran Wilayah serta membentuk Kepengurusan Rukun Warga baru seharus nya mempunyai sedikit nya Delapan RT dan Maksimal Enam belas RT Serta minimal Delapan puluh jumlah Kepala Keluarga dan maksimal Seratus Delapan puluh Kepala keluarga,acuannya adalah Pergub DKI No 168 Th 2014.yang telah “di Undang Undangkan sejak 6 November 2014”,Demikian yang telah di sampaikan oleh Drs.H Tatang isya iskandar Selaku Pengamat Kebijakan Pemda DKI Jakarta,Kepada sicom di kediamannya.

Tatang Iskandar adalah mantan Kakanwail Deppen Kalimantan Barat yang sejak tahun 1980 sudah bermukim di Jakarta Timur.

 

Hal tersebut juga di benarkan oleh pengamat Budaya DKI jakarta H Abu galih. Tujuan Gubernur dengan Pergub 168/2014 adalah untuk merampingkan organisasi tingkat RT dan RW.”Tutur H.abu Galih


  Seharus nya Pergub DKI No 168 Th2014 menjadi Pedoman pengurus RT dan RW serta menjadi tolak ukur kinerja Para Lurah DKI jakarta. indikasi dipaksakan,  karena pembentukan Rukun Warga 016 Tersebut tidak sportif dengan cara mengambil paksa Dua wilayah Rukun Warga 011.yang notabene masih satu peta Wilayah Rukun Warga 011 Kelurahan Pademangan Barat.hingga saat ini. “ujar Bpk Andi Pane.    Ketua Rukun Warga 011.

 Pengambilan kedua peta wilayah tersebut guna untuk memenuhi kuota agar menjadi delapan RT, agar dapat terbentuk Rukun Warga baru,yang sebelum nya cuma mempunyai enam RTdi wilayah yang akan di bentuk Rukun Warga 016 itu.

Tanpa adanya musawarah Mufakat antara kedua pengurus wilayah dan bakal calon pengurus wilayah tersebut guna untuk Mendapatkan Kesepakatan Bersama, alhasil Ketua Rukun Warga dan tokoh masyarakat wilayah RW 011pun menjadi marah,karna wilayah nya merasa di zholimi, hingga timbul demo warga dan tokoh masyarakat serta Pemuda.

 Demonstrasi tertib dan damai di depan Kantor Lurah Pademangan bertujuan untuk

1.Mencabut SK Lurah Pademangan Barat No 40 tentang pembentukan RT 07 dan RT 08  yang berada di wilayah teretorial RW 011 KelurahanPademangan Barat
2.Bubarkan RW 016 yang tidak menuhi syarat atau menyalahi Pergub  DKI
jakarta No168 Th 2014

 Tentang Pembentukan Suatu Kepengurusan Rukun Warga.  apabila tetap di paksakan hal tersebut akan berdampak kepada Warga,Terutama surat surat penting,seperti surat kendaraan dan yang lain lain nya. Bpk Andi Pane selaku Ketua Rukun Warga 011 menegaskan apabila aksi demo tertib dan damai tersebut tidak mendapat Respon Dari Bpk Lurah Pademangan Barat,ia pun akan terus berjuang.

Melalui Kuasa Hukum yang terbentuk dalam TIM Advokasi RW 011 yaitu Oslan Edward Hutahayan SH,Yayat Ruhiatna SH dan Tarsisius Teren Utomo Maring SH yang akan menggugat secara PIDANA,PERDATA dan TUN. guna untuk mengambil kembali kedua wilayah Tersebut yang menjadi Hak Rukun Warga 011 Sejak Dahulu. (putra tobing)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here