Berita Mengenai Ditemukannya Pilot MH370 (HOAX)

0
15

Bandung – Isu :Pilot pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang pada Maret 2013 lalu, Kapten Zaharie Ahmad Shah diberitakan muncul di sebuah rumah sakit di Taiwan. Pilot Malaysia itu mengalami dehidrasi parah dan amnesia.

Berita tersebut dimuat oleh media World News Daily Report (WNDR) di situsnya. Informasi tersebut menjadi viral di media sosial setelah warga Malaysia mulai memposting dan menyebarkannya.

WNDR menuliskan Kapten Zaharie secara misterius muncul kembali di rumah sakit Taiwan pada Senin (8/2) lalu. Pilot berumur 53 tahun itu dibawa ke rumah sakit Taipei Adventist Hospital oleh dua warga desa. Mereka mengklaim menemukan sang pilot tergeletak tak sadarkan diri di tepi Sungai Tangshui.

Pilot itu akhirnya sadar hampir 16 jam setelah tiba di rumah sakit, namun dia tak bisa mengingat namanya ataupun bagaimana dia bisa sampai di Taipei. Namun dia bisa dikenali dengan cepat berkat sidik jarinya, dan langsung menarik banyak perhatian dari media dan berbagai pemerintah Asia.

Dokter yang merawatnya yakin bahwa dia mengalami amnesia regresif, yang disebabkan oleh stres berat atay situasi yang membahayakan nyawa.

“Pasien tampaknya mengalami banyak stres belakangan ini, dan amnesia itu kemungkinan merupakan mekanisme pertahanan diri bawah sadarnya,” ujar Dr. Syed Boon Sulong.

“Pasien masih sangat lemah dan sakit, dan otaknya tampaknya memblokade akses ke bagian tertentu memorinya, guna melindungi dia dari kepedihan yang bisa ditimbulkan memori tersebut. Kesehatannya terlalu lemah saat ini, namun lama-kelamaan, dia akan bisa mengingat semuanya,” ujar dokter tersebut seperti ditulis media WNDR di situsnya.

Investigasi:

Menelusuri pemberitaan media-media ternama Malaysia mengenai isu yang dimuat situs WNDR tersebut. Salah satunya, media The Star Online yang jelas-jelas menyebut laporan satir tersebut sebagai berita palsu. Dalam artikel bertajuk “Fake report on MH370 pilot in Taiwan fools some people”, media itu menuliskan bahwa sebagian warga Malaysia telah terpedaya oleh berita palsu mengenai munculnya pilot MH370 di Taiwan.

The Star menulis, WNDR menurut situsnya, merupakan surat kabar “Zionis Yahudi Amerika” yang berbasis di Tel Aviv, Israel yang didedikasikan untuk meliput “berita-berita arkeologi Alkitab dan misteri-misteri lainnya di seluruh dunia”.

Situs WNDR tersebut juga memiliki disclaimer yang jelas-jelas menyebutkan “semua karakter yang muncul dalam artikel-artikel di situs ini — bahkan yang berdasarkan pada orang-orang yang nyata — sepenuhnya adalah fiksi dan setiap kemiripan antara mereka dan orang-orang, yang hidup, meninggal adalah murni keajaiban”.

Media The Star Online juga mengutip bantahan Menteri Transportasi Malaysia Datuk Seri Liow Tiong Lai soal isu ini. “Saya ingin menyampaikan pada kalian bahwa ini berita bohong,” kata Liow kepada para wartawan pada Jumat (12/2).

“Kami belum menerima konfirmasi apapun dari Taiwan, dan konsulat kami di Taiwan memberitahu kami bahwa tak ada laporan seperti itu,” imbuhnya.

Media Malaysia lainnya, The Malaysian Insider juga memuat bantahan Liow. “Kementerian akan memberikan perkembangan mengenai MH370 dari waktu ke waktu. Setiap informasi mengenai MH370 harus diserahkan kepada kami,” ujar Liow kepada para wartawan di Kuala Lumpur hari ini. “Jangan berspekulasi,” tandasnya.

Kesimpulan:

Berita mengenai kemunculan misterius pilot MH370 di sebuah rumah sakit di Taiwan adalah hoax. Hingga kini, hampir dua tahun sejak hilangnya pesawat MH370, nasib pesawat beserta seluruh 227 penumpang dan 12 krunya itu masih tanda tanya besar. Meskipun upaya pencarian besar-besaran telah dilakukan komunitas internasional, namun sejauh ini, belum satu pun serpihan pesawat MH370 ditemukan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here