Beredar Kabar, ASN Asal Pontianak Dicyduk Karena Status di Facebook Soal Teroris

0
5

Heboh, seorang wanita bernama Fitri Septiani Alhinduan yang diduga berprofesi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS dikabarkan tercyduk lantaran menuliskan status di media sosial facebook yang dinilai bernada provokasi tentang kejadian teror bom di Surabaya.

Kabar tersebut beredar di media sosial facebook dan twitter yang di-screenshoot berupa foto dan status yang ditulis ASN tersebut, Minggu (13/5/2018).

Ada dua status yang ditulis di facebook Fitri Septiani Alhinduan, namun saat dicari kembali akun atas nama tersebut diduga sudah diblokir, karena tidak ditemukan saat di-searching.

Status pertama:

Sekali mendayung 2-3 pulau terlampau.

Sekali ngebom:

  1. Nama islam dibuat tercoreng
  2. Dana trilyunan program anti teror cair
  3. Isu 2019 ganti presiden tenggelam.

Sadis lu bong…rakyat sendiri lu hantam juga. Dosa besar lu..!!!

Status kedua:

Bukankah “teroris” nya sudah dipindahin ke NK?

Wah ini pasti program mw minta tambahan dana anti teror lagi nih? Sialan banget sih sampe ngorbankan rakyat sendiri?

Drama satu kagak laku, mw bikin drama kedua

Kendati demikian, masih ada warganet yang menemukan jejak digital itu dengan menscreenshootnya yang kemudian diposting di facebook. Diduga screenshoot tersebut diambil sebelum akun itu diblokir. Salah satunya yang memposting atas nama Sanrego Iregas di grupĀ BUBARKAN FPI & ORMAS” RADIKAL !!! pada beberapa saat yang lalu dengan dilengkapi caption sebagai berikut:

Alhamdulillah,,betina kampret ini sudah dijemput sama intel polresta pontianak..fitri septiani alhinduan kepala sekolah smp pontianak yg menyebar fitnah & hoax..
Makasih #mabespolri ..
Apakah masih ada kampret yg mau nyusul dia masuk bui..??

Posted by Sanrego Ireges on Sunday, May 13, 2018

 

Postingan itu ditengkapi dengan screenshoot biodata:

Posted by Sanrego Ireges on Sunday, May 13, 2018

 

Foto yang diduga saat Fitri dibawa oleh petugas:

Posted by Sanrego Ireges on Sunday, May 13, 2018

 

Begitu pun di twetter juga ramai dibicarakan, berikut salah satunya:

Terkait hal tersebut, belum ada konfirmasi dari pihak yang berkompeten akan kebenaran kabar ini.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here