Berdalih Kecelakaan,”Oknum PNS Ditangkap”

0
11

pns1Beritaplatmerah.com-Pemalang – Satgas  Berantas Premanisme  dan  Kejahatan  Jalanan  Polres Pemalang telah menangkap tiga orang pelaku tindak pidana pemerasan di Desa Gambuhan – Pulosari Rabu (8/7) jam 01.00 Wib. Ketiga tersangka melakukan pemerasan terhadap dua orang Sopir truk yang sedang melintas dengan berdalih terlibat kecelakaan, korban dipukuli dan mobil truk di rampas.

Kejadian ini bermula ketika BAMBANG SUTANTO bin SUPA’I (43 th) pekerjaan PNS di Pulosari alamat Desa Gambuhan bersama – sama dengan ANJAR RIZKIANA PEBRIANTO bin BAMBANG SUTANTO (22 th) pekerjaan Buruh yang  beralamat di Desa Binangun – Cilacap, MUKMININ bin WALUYO MUBASIR (23 th) pekerjaan Mahasiswa Universitas Pamulang, beralamat Desa Binangun – Cilacap dan RANI PRATIWI, pada hari Selasa sore (7/7) minum – minuman keras di salah satu Kafe di Pemalang, lalu sekira pukul 23.00 Wib selesai minum,  ANJAR RP dan MUKMININ yang sudah dalam keadaan mabok berat memaksa untuk pulang, akhirnya mereka berempat pulang ke Desa Gambuhan dengan menggunakan mobil sedan Suzuki Esteem Nopol : G-8168-P.

Dalam perjalanan pulang, sesampainya di Desa Sima – Moga mobil yang dikemudikan oleh BAMBANG SUTANTO oleng dan terperosok masuk parit sehingga bumper depan mengalami rusak / terlepas. Selang beberapa saat ketiga pelaku memberhentikan dua unit Truk yang sedang melintas dan meminta sopir untuk menariknya, meski sudah ditolak karena Truk mengangkut muatan berat, namun tetap memaksanya. Akhirnya saat ditarik dua kali gagal lantaran tali penarik putus, kemudian yang ketiga kalinya ditarik kembali oleh sopir FAJAR TJ dengan truk H-1839-FY, juga tidak berhasil bahkan menyebabkan Kap mesin mengalami rusak akibat membentur tiang telphone. Selanjutnya pengemudi kedua Truk H-1839-FY dan AA-1920-CB menyerah serta melanjutkan perjalanan, namun dikejar oleh Sedan Esteem yang sudah berhasil dievakuasi oleh warga sekitar TKP. Ketiganya menghampiri sopir truk yang masih beristirahat parkir.

Salah satu Pelaku BAMBANG SUTANTO sambil mengacung-acungkan kunci roda dan dengan nada marah menggertak sopir ,“ BAGAIMANA KERUSAKAN MOBIL SAYA…….!!” . Dijawab oleh supir truk yang bernama FAJAR TULUS JATMIKO dan GIYOTO menjawab,“ AKAN MEMBANTU “. Kemudian ANJAR RP dengan nada emosi membanting bumper mobil di aspal, lalu memukul bagian wajah sopir FAJAR TJ bebepa kali dan MUKMININ dengan menggenggam batu akan memukul FAJAR TJ, namun berhasil di lerai oleh sopir satunya nama GIYOTO. Melihat kedua sopir mengalami ketakutan, BAMBANG SUTANTO memaksa agar FAJAR menyerahkan uang sebesar Rp 2 Juta untuk mengganti kerusakan mobil  Esteem, dan saat terjadi tawar menawar ganti rugi, tersangka mengancam akan merusak dan membakar kedua Truk tersebut, akhirnya keiua sopir truk dengan berpatungan menuruti permintaan ketiga tersangka diatas.

Kapolres Pemalang AKBP DEDI WIRATMO, S.I.K. menegaskan ,”keberhasilan Satgas 2 (Satgas Berantas Premanisme dan Kejahatan Jalanan) Program prioritas 100 hari Kapolri menangkap ketiga tersangka tidak terlepas dari peran serta dan peran aktif warga masyarakat, yaitu dengan cepat menginformasikan kejadian tersebut kepada Polri terdekat, hingga dapat Dengan segera dilakukan penangkapan dan Seluruh barang bukti disita serta para pelaku disangka melakukan perbuatan pidana Pemerasan dan Pengancaman, sebagaimana diatur dalam bunyi pasal : 368 KUHP, dengan ancaman pidana penjara 9 (sembilan) bulan, dan para tersangka di tahan di Rutan Polres Pemalang,” terangnya.(Joko Longkeyang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here