Berat Badan Bisa Naik, Jika Sering Terpapar Asap Polusi

0
64

Jakarta – Selama ini paparan asap polusi lebih identik dengan masalah pernapasan atau jantung. Baru-baru ini studi mengungkapkan bahwa paparan asap polusi juga bisa membuat seseorang menjadi gemuk.

Ya, studi yang dilakukan oleh peneliti dari Duke University ini membandingkan paparan asap polusi pada tikus. Rupanya, tikus yang sering terpapar asap polusi mengalami kenaikan berat badan lebih tinggi dibandingkan tikus yang diberikan udara bersih.

“Meskipun tikus-tikus tersebut diberikan makanan yang sama, perbedaan paparan asap membuat peningkatan berat badan yang terjadi juga berbeda,” tutur salah seorang peneliti yang terlibat, Prof Jungfeng Zhang, seperti dikutip dari Daily Mail, Jumat (26/2/2016).

Menurutnya, peradangan kronis yang sangat mungkin terjadi akibat paparan asap polusi ini diakui sebagai faktor yang berkontribusi terhadap obesitas. “Oleh sebab itu, kami meyakini paparan polusi udara yang kronis meningkatkan risiko obesitas,” imbuh Zhang.

Dalam studi ini, dua kelompok tikus diberikan diet yang sama. Namun kelompok pertama diletakkan di ruangan dengan paparan asap polusi, sementara kelompok lainnya diberikan ruangan dengan udara yang bersih.

Setelah diamati selama 19 hari, ditemukan tikus yang terpapar asap polusi mengalami kenaikan total kolesterol hingga 97 persen. Selain itu, resistensi insulinnya juga meningkat. Tikus-tikus tersebut juga mengalami kenaikan berat badan yang lebih signifikan, dibandingkan dengan yang diberikan udara bersih.

“Berat badan bukan hanya masalah pola makan dan olahraga, kini kami menyimpulkan bahwa paparan asap polusi juga turut berperan dalam kenaikan berat badan,” tutur Zhang.

(detikHealth)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here