IMG-20170816-WA0035

Bendera Sepanjang 178 Meter Akan Berkibar Di Ketingian 1600 MDPL Gunung Arjuna

BERITAPLATMERAH, PASURUAN – Ribuan pendaki yang tergabung dalam Solidaritas Pendaki Welirang-Arjuna (Tim Sabuk Merah Putih) mengibarkan kain Bendera Merah Putih sepanjang 178 meter di ketinggian 1600 meter di atas permukaan laut (mdpl) atau Pos II/Kokopan (jalur pendakian Gunung Welirang-Arjuna). Ini untuk memperingati HUT Kemerdekaan ke-72 RI.

Wagub Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mendapat kesempatan untuk melepas pendakian Tim Sabuk Merah Putih di Pos Jaga Wisata Alam Tretes, Kabupaten Pasuruan.

“Saya memberi apresiasi tinggi kepada tim pendaki Sabuk Merah Putih, karena di dalam kegiatan ini ada ajakan-ajakan yang sangat positif. Pesannya sangat bagus, mari jaga hutan, mari rawat hutan,” tegasnya, Rabu (16/8).

Menurut Gus Ipul, ada banyak cara warga untuk menunjukkan kecintaanya kepada bangsa dan negara Indonesia. Salah satunya yang dilakukan tim Sabuk Merah Putih.

“Pesan-pesan yang ingin disampaikan adalah merawat kehutanan. Bumi harus dijaga, jangan ada pembalakan liar. Kedua, jaga kebersihan hutan. Ketiga, meningkatkan semangat kebersamaan. Ini penting sebagai bagian dari usaha melestarikan alam Indonesia,” ujarnya.

Perjalanan pendakian diperkirakan memakan waktu selama lima jam. Bendera Merah Putih yang dibawa dirangkai dengan menggunakan bambu. Masing-masing pendaki memegang bambu tersebut untuk membawa bendera ke kaki gunung.

Tidak hanya orang dewasa, tim ini juga diikuti anak-anak. Semua peserta mengenakan kaos berwarna hitam bertuliskan ‘Bangkit’ sebagai tagline pendakian.

“Perjuangan tim ini sangat berat. Dengan membawa bendera yang cukup panjang, maka perlu kerjasama yang baik antar masing-masing pendaki agar bisa sampai ke tujuan,” tuturnya.

Ketua Panitia Sabuk Merah Putih, Agung Hidayat menambahkan, semua tim dalam kondisi yang sangat siap untuk pendakian. Baik itu dari sisi perlengkapan maupun dari sisi fisik.

“Semua peralatan medis juga disiapkan untuk mengantisipasi dan memberi bantuan penanganan pertama pada yang mengalami kecelakaan,” imbuhnya.

Setidaknya, butuh waktu sekitar lima bulan bagi tim untuk menyiapkan acara yang akan kembali diadakan di tahun depan tersebut.

“Nanti bendera akan kami turunkan pada tanggal 18 Agustus,” pungkasnya. (tok/tyo)