Begini Cara Warga Desa Cicadas Purwakarta Wujudkan Semangat Juang

0
2

PURWAKARTA – Sebagai wujud kerja nyata dalam peringatan HUT RI ke 73 tahun 2018, kemerdekaan Indonesia yang dilakukan secara mandiri oleh warga Desa Cicadas melalui salah satu kegiatan yaitu Eco Village di sekitar PT. South Pacific Viscose, Jumat (17/8/2018).

Hal tersebut membuktikan semangat juang untuk mandiri secara ekonomi maupun mandiri dalam pengelolaan lingkungan.

Eco Village yang didukung oleh PT. South Pacific Viscose itu berupa pengelolaan sampah melalui Bank Sampah dan pertanian hidroponik dengan budidaya sayur Kangkung dan sayur Pakcoy.

Desa Cicadas yang berada di Jalan Raya Industri Purwakarta dibawah kepemimpinan Suleman Purba sebagai Kepala Desa dapat menciptakan harmonisasi melalui salah satu kegiatan CSR ini mendapat respon positif dari warga.

“Kami memberikan apresiasi atas respon positif dari warga desa sekitar pabrik,” kata Widi Nugroho Sahib selaku Head of Corporate Affairs PT. South Pacific Viscose, melalui salah satu kegiatan CSR ini yang terbukti memotivasi warga untuk mandiri.

Kegiatan Bank Sampah, ungkap Widi Nugroho Sahib, mengedukasi warga untuk mengelola sampah supaya lingkungan menjadi lestari dengan mengolahnya supaya tidak mencemari lingkungan.

“Aktivitas ini sejalan dengan visi perusahaan yang memperhatikan ‘sustainability aspect’ dalam 3 sektor yaitu people, planet, dan profit,” ucap Widi Nugroho Sahib – peraih penghargaan Indonesia PR of The Year 2010 itu, serta diharapkan PT. South Pacific Viscose dapat mempertahankan kualitas manajemen pengelolaan lingkungan yang sudah baik untuk semakin lebih baik.

Warga Desa Cicadas melaksanakan panen sayur hidroponik, sekaligus merayakan 73 tahun kemerdekaan Indonesia ini membuktikan bahwa dengan bekal motivasi positif akan memberi hasil nyata yang bermanfaat.

“Kegiatan ini bisa jadi relaksasi yang dapat menjadi sumber penghasilan tambahan untuk kami sebagai warga desa yang juga bekerja di PT. South Pacific Viscose,” ujar Ujang warga Kampung Ciasem yang masuk wilayah Desa Cicadas.

“Kami dari warga Kampung Ciroyom akan mulai menanam Hidroponik di bulan Agustus ini seperti Kampung Ciasem,” kata Dedi, supaya sebagai warga desa bisa semakin mandiri.

PT. South Pacific Viscose, papar Widi Nugroho Sahib, juga mendukung inisiatif pemerintah dalam program Citarum sesuai Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2018 dengan penanaman lebih dari 400 pohon Trembesi dikombinasi dengan pohon Kelapa Hibrida dan pohon Nangka Bali sejak bulan Juni lalu di sepanjang ruas sungai Citarum mulai dari Desa Cikao Bandung hingga Desa Cilangkap.

Selain itu pihaknya juga  telah selesai melaksanakan revitalisasi lahan di DAS Citarum yang semula merupakan lokasi pembuangan sampah rumah tangga dari warga Kampung Sawah menjadi kebun buah mangga.

“Pada hari Sabtu tanggal 18 Agustus 2018 kami akan berpartisipasi bersama pemerintah daerah dalam perayaan 17 Agustus dengan menanam pohon Trembesi dan pohon Kelapa Hibrida serta pohon Nangka Bali, sekaligus menebar benih Ikan Nila di sungai Citarum pada ruas Desa Cikao Bandung,” ujar Widi Nugroho Sahib. “Sekaligus untuk mengenang sejarah Desa Cikao Bandung sebagai Dermaga Angkutan Sungai yang pertama kali di Purwakarta sebagai akses transportasi hingga pesisir pantai Utara Jawa yaitu di hilir sungai Citarum lebih tepatnya di Bekasi Utara”.(Jem)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here