Bayar Pemandu Lagu(PL) Pakai Upal, Saripin Dibekuk Polisi

0
10

Beritaplatmerah.com-Pemalang– Sat Reskrim Polres Pemalang Sabtu (12/9) berhasil menangkap salah seorang komplotan pengedar uang palsu.
Pelaku yang bernama Saripin als. Karipin bin Karyani (51 TH) seorang buruh Proyek, yang beralamat Dukuh Sodong Rt 01 Rw 002 Desa Sikasur, Kec. Belik, dibekuk oleh Buser  sat Reskrim ketika sedang makan bersama seorang temannya yang baru dikenalnya (NL) di warung makan Lamongan sebelah utara SPBU alun – alun Pemalang  berikut barang bukti upal pecahan Rp 50.000,- sebanyak 53 lembar selanjutnya gelandang ke Mapolres Pemalang.

Diperoleh informasi kejadian tersebut diawali, Sabtu pagi (12/9) ketika Saripin ditelphone oleh teman sekampungnya yang bernama Taroni (39 TH) dari yang bekerja di Kalimantan, dirinya diminta untuk menemui temanya di depan masdjid Agung alun – alun Pemalang hari itu juga sekitar pkl 16.00 Wib. Saat ketemu dengan teman Taroni bernama(NL) yang pengakuanya tinggal di Watukumpul, Saripin diberi uang sebanyak 53 (lima puluh tiga) lembar pecahan lima puluh ribuan atau sejumlah Rp 2.650.000,- (dua juta enam ratus lima puluh ribu rupiah). Selanjutnya Taroni melalui telphon seluler berpesan agar setelah  uang diterima langsung dibelanjakan. Malam harinya tanpa basa basi dan bertanya – tanya lagi Saripin yang sudah mengantongi sejumlah uang pemberian tersebut langsung naik becak menuju ke Kafe remang – remang di komplek PSK Calamsari sebelah utara Terminal Bus Pemalang.

Di Kafe Calam Saripin bertemu dengan empat orang tak dikenalnya dari Bantarbolang  dan diajak minum miras bersama sambil berjoget ria berkaraoke  didampingi tiga orang PSK yang merangkap sebagai PL (pemandu lagu). Jelang waktu sholat Maghrib acara minum dan joget selesai, Saripin membayar tagihan bon minum, karaoke dan PL sebesar Rp 660.000,- (enam ratus enam puluh ribu rupiah) dengan menggunakan uang pemberian teman Taroni dan sebelumnya uangnya sempat diremas terlebih dulu dan buru – buru meninggalkan Kafe, membonceng motor salah satu dari empat orang yang diajak minum bersamanya.

Melihat fisik uang yang untuk membayar, pemilik Kafe curiga, karena beberapa lembar dari uang tersebut nomor serinya sama dan setelah diteliti satu persatu ternyata pita pengaman uang juga rontok terlepas dan jatuh. Sontak saja pemilik Kafe bersama tiga  orang  PSK  yang  tadinya diboking, langsung  mengejar  dan  membuntuti pelaku, sambil menelphon melapor ke Polres Pemalang.

Mendapat informasi tentang kejadian tersebut, tim buser yang tengah berpatroli di seputaran Pasar Pagi, dengan dipandu dari Mapolres, langsung ikut memburu pelaku yang sudah dikuntit oleh korban. Saat pelaku sedang memesan makanan di Warung Makan Lamongan sebelah utara SPBU alun – alun, korban yang sudah didampingi petugas Buser menemui dan memperlihatkan uang bayaran dari pelaku, sambil berkata : “kie duit, duit palsu “ (Red; Ini Uangnya, Uang Palsu), Saripin tidak dapat mengelak, selanjutnya digelandang petugas ke Mapolres Pemalang guna penyidikan lebih lanjut.

Kapolres Pemalang AKBP Dedi Wiratmo, S.I.K. melalui Kasat Reskrim AKP R Haryo Setyo, S.H., M.Krim menegaskan bahwa,” tersangka Saripin saat ini masih dilakukan pemeriksaan secara intensif di Mapolres, guna mengetahui apa yang menjadi latar belakang pemberian uang, sekaligus untuk mengungkap jaringan pembuat upal tersebut,” tegasnya.

Guna kelancaran proses penyidikan dan pengembangan, tersangka saat ini di tahan di Rutan Polres Pemalang dan di jerat dengan pasal : 36 (3) UU RI Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang jo. Pasal 245 KUHP, dengan ancaman hukuman 15 (lima belas) Tahun Penjara.

Kapolres Pemalang sangat mengapresiasi dan menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar – besarnya kepada warga masyarakat yang telah melapor dan menginformasikan kejadian tersebut dengan cepat, sehingga kejahatan tersebut dapat ditangani secara cepat dan pelakunya dapat ditangkap. Kepada warga masyarakat dihimbau agar berhati – hati saat bertransaksi dan menerima pembayaran uang, teliti baik – baik dengan mempedomani 3 D (Dilihat, Diraba dan Diterawang), bila mengatahui atau menemui hal – hal yang mencurigakan segera laporkan dan menginformasikan kepada Kepolisian terdekat. Dijamin akan ditindak lanjuti dengan segera dan pelapor / pemberi informasi dirahasikan identitasnya.(Joko Longkeyang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here