Amin Rais:Jangan Sampai Nasib Indonesia Seperti Uni soviet,”Jokowi Harus Kumpulkan Elemen Bangsa”

0
11

 Beritaplatmerah.com-Bandung-Ketua Majelis Kehormatan Partai Amanat Nasional ,Amien Rais mengisyaratkan supaya Presiden Joko Widodo segera mengambil langkah untuk mengatasi merosotnya nilai tukar rupiah terhadap dollar,  “pelemahan rupiah bisa berdampak kemana-mana,Tokoh reformasi tersebut menyarankan agar Presiden segera megundang seluruh pimpinan lembaga negara,diantaranya,Panglima TNI,Kapolri, Para pemimpin parpol,intelektual,tokoh media dan LSM.

“Segera lakukan musyawarah Nasiaonal,agar masalah anjloknya rupiah dan situasi politik yang mulai memanas bisa diatasi,”Kata mantan ketua MPR tersebut di Bandung 23/8/2015

“Kata Amin,Tidak bisa dipungkiri bangunan ekonomi Indonesia sedang goyah, ditandai pelemahan nilai tukar rupiah dan ancaman pemutusan hubungan kerja di berbagai perusahaan. “Apabila ekonomi goyah lalu diikuti sektor politik, maka masa depan Indonesia suram.

Kita tidak mau,Sejarah Uni Soviet terjadi di Indonesia,Bangkrutnya Uni Soviet karena telat mengambil sikap, Uni Soviet dan Yugoslavia  bubar karena ketika terjadi krisis ekonomi, juga terjadi disintegrasi bangsa,ajangan samapi hal ini terjadi di Indonesi

Kita tidak boleh lelet menghadapi kondisi saat ini.Presiden harus bertindak cepat,hati-hati,dengan pelemahan rupiah dan kondisi politik indonesia yang kurang kondusif ,bisa mengundang intervensi luar, Kalau kita telat ambil sikap,nasib bangsa Indonesia bisa suram,mudah-mudahan lah jangan sampai,”Katanya

Dia menambahkan, ada dua bangunan penting sebuah  bangsa,politik dan ekonomi  Indonesia  harus terus menjaga kedua hal ini. Apabila ekonomi goyang namun politik kuat, maka dirinya optimis Indonesia akan bangkit dan disintegrasi tidak terjadi. “Namun kalau ekonomi lumpuh dan diikuti politik maka ‘iblis-iblis’ akan membisikkan (kepada daerah) mengapa tidak merdeka,” katanya.(Dari berbagai sumber)

Editor:Agus Nainggolan

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here