Alumni 212 Kecewa kepada Gerindra, PKS, PAN. Ini Alasannya…

0
36
Muhammad Al Khaththath

Berita Plat Merah, Jakarta –  Muhammad Al Khaththath yang merupakan Alumni 212 mengaku prihatin terhadap partai politik yang selama ini dinilai pro umat Islam.

Menurut Muhammad Al Khaththath yang juga menjabat Sekjen Forum Umat Islam (FUI) itu menyebut, Gerindra, PAN dan PKS tidak mendengar aspirasi umat di daerah dalam Pilkada Serentak 2018 ini.

Alumni 212, lanjutnya, menyarankan lima nama kader di lima daerah untuk diusung dalam Pilkada 2018, namun tidak satupun yang mendapat persetujuan, salah satunya nama La Nyalla Mahmud Mattaliti.

“Kami prihatin kepada pimpinan partai, kami ajukan nama kader-kader 212, dari 171 Pilkada, kami minta lima saja, agar diberi jalur khusus,” kata Al Khaththath di restoran Mbok Berek, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (11/1/2018).

Lebih lanjut dia dia mengatakan, surat rekomendasi dari ulama-ulama diantar langsung ke rumah dinas Ketua MPR yang juga merupakan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan. Saat itu dua pimpinan partai lainnya juga tengah berada di kediaman Zulkifli.

“Saya ngga tau apa ada miss persepsi, seolah-olah kami ulama dukung beri cek kosong. Padahal kita mendukung munculnya Gubernur Anies-Sandi, semangat 212, semangat Al-Maidah:51,” ujarnya.

Ditegaskannya, bahwa Pimpinan Gerindra, PAN dan PKS pun menyampaikan sejumlah hal.

“Dalam beberapa pertemuan tiga pimpinan partai ini menyampaikan, ada provinsi tertentu umat islam tidak dominan, tidak mungkin, misal Sulawesi Utara, Papua, NTT. Kita maklumi. Tapi ketika di Jawa Timur, kenapa. Banyak komplain ke kami, menunjukkan koalisi (Gerindra, PKS, PAN) tidak sesuai apa yang selama ini kita dukung,” tandasnya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here