Allahu Akbar !! Alfian Tanjung Divonis Bebas

0
5

Alfian Tanjung divonis bebas dari kasus ujaran kebencian. Alfian tidak terbukti bersalah melakukan ujaran kebencian lewat cuitan ‘PDIP 85% isinya kader PKI’ di akun Twitter.

“Mengadili, menghukum terdakwa Alfian Tanjung menyatakan perbuatan terbukti namun bukan hukum pidana. Maka Alfian bebas dari tuntutan hukum,” ujar ketua majelis hakim Mahfudin dalam membacakan amar putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Rabu (30/5/2018).

Dalam pertimbangan, hakim menyatakan Alfian Tanjung hanya melakukan copy-paste terhadap salah satu media yang tidak tercantum dalam Dewan Pers.

“Bahwa perbuatan terdakwa hanya copy-paste media untuk di-posting akun media sosialnya,” ujar hakim.

Hakim meminta jaksa penuntut umum mengembalikan barang bukti yang sudah disita, yaitu laptop bermerek Asus. Jaksa diminta segera membebaskan Alfian Tanjung dari penjara.

“Terdakwa dibebaskan hukum, maka denda hukum perkara dikembalikan kepada negara. Barang bukti juga harus dikembalikan,” ucap hakim.

Atas kasus ini, Alfian tidak terbukti melanggar Pasal 29 ayat 2 UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Mendengar keputusan hakim, keluarga dan pendukung Alfian Tanjung bersorak takbir.

“Takbir, Allahu Akbar,” teriak pengunjung saat hakim membacakan vonis di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Rabu (30/5/2018).

Ada juga yang berteriak mengucapkan terima kasih kepada hakim. Alfian telah divonis bebas atas kasus ini.

“Terima kasih, Hakim, keadilan masih ada,” ujar salah satu pengunjung sidang.

Saat majelis hakim sudah meninggalkan arena sidang, Alfian Tanjung langsung dipeluk keluarga. Mereka menangis setelah mendengar vonis bebas ini.

Alfian Tanjung juga terlihat bersalaman dengan penasihat hukum dan para pendukungnya. Tangisan pun pecah saat keluarga memeluk Alfian. Mereka tak lupa juga berswafoto bersama Alfian.

Sebelumnya, Alfian Tanjung dituntut 3 tahun penjara dan denda Rp 100 juta. Alfian diyakini jaksa terbukti melakukan ujaran kebencian lewat cuitan ‘PDIP 85% isinya kader PKI’ di akun Twitter.

Jaksa menyebut kalimat cuitan dari akun Twitter Alfian mempunyai makna provokatif yang dapat membangkitkan rasa marah dan kebencian terhadap PDIP.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here