AJAIB! Indonesia jadi Tuan Rumah MotoGP 3 Tahun berturut, Indonesia bakal untung ratusan triliun

0
13

Beritaplatmerah.com-Jakarta-Penyelenggaraan balapan untuk MotoGP dilaksanakan di Indonesia bukan lagi mimpi semata. Hal ini bisa terwujud karena dukungan dari sejumlah pihak dan termasuk juga berkat pemerintah yang selalu realistis dan memperjuangkan untuk bisa dipercaya sebagai Tuan Rumah MotoGP di musim tahun 2017 mendatang.

Imam Nahrawi, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) membuktikan bukti dari balapan MotoGP akan resmi digelar di Indonesia pada tahun 2017 mendatang dengan menandatangani Letter of Intent (LOI) dengan pihak Dorna Sport.

Joko Widodo

Sirkuit Sentul

“LOI sudah ditandatangani oleh Menpora kemarin. Penandatanganan itu sudah bisa disebut sebagai bukti bahwa MotoGP 2017 jadi digelar di Indonesia. Karena, jika LOI sudah ditandatangani dan Indonesia tidak segera mempersiapkan sirkuit dan lain sebagainya, kita akan dikenakan denda oleh Dorna Sport,” ujar Direktur Sirkuit Internasional Sentul Tinton Soeprapto di kantor Dewan Pertimbangan Presiden, Kamis (19/11/2015) di Jakarta Pusat.

Tinton juga menjelaskan kalau di dalam LOI tersebut, Dorna bakal memberikan kesempatan pada Indonesia untuk bisa menjadi tuan rumah MotoGP selama 3 musim berturut-turut yaitu 2017, 2018, 2019.

“Sebenarnya setiap kontrak Dorna memberikan waktu lima tahun, tapi kita ambil tiga tahun. Kita cari amannya saja, karena belum tahu ke depannya akan seperti apa,” ucap Tinton.

Di tempat yang sama pula, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Suharso Monoarfa menambahkan juga kalau maksud dari keterlibatan Wantimpres yaitu untuk dapat memberikan dukungan karena hal ini terkait dengan semua kementerian dan kepresidenan.

“Kami tidak terlibat secara eksekutif di sini, tapi memberikan gagasan, memberikan rambu-rambu supaya tidak keliru, karena posisi dari penyelenggaraan ini agak sedikit berbeda dengan penyelenggaraan kegiatan olahraga lainnya. Meski sirkuitnya milik swasta, tapi penyelenggaraan ini membawa nama negara Indonesia,” kata Suharso.

Suharso juga menambahkan untuk pemerintah dapat melihat penyelenggaraan balapan MotoGP 2017 ini dengan segudang manfaat. Terutama pada sektor perekonomian Indonesia dan sosial lainnya. Dengan adanya MotoGP ini, paling tidak Indonesia bakal dikenal lebih luas lagi oleh negara-negara lainnya.

“Kita juga bisa sampaikan kepada dunia bahwa Indonesia pantas menyelenggarakan MotoGP. Siapa tahu ke depannya bisa diikuti penyelenggaraan sejenis seperti F1,” ucap Suharso.

Biaya Perombakan Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat

Adapun biaya untuk dapat merombak sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat yan digunakan untuk ajang MotoGP diperkirakan hanya memakan biaya Rp 250 miliar. Direktur PT Sarana Sirkuitindo Utama, Tinton Soeprapto menjelaskan kalau denga diselenggarakan MotoGP di sirkuit Sentul, Indonesia, sarana dan prasarananya bakal dirombak habis-habisan.

Tinton menambahkan kalau biaya perombakan yang relatif kecil yaitu sekitar Rp 250 miliar tersebut tak akan mengeluarkan biaya tambahan selama tiga tahun mendatang. Tinton mengatakan kalau sirkuit Sentul bakal mendapatkan pengakuan dunia yaitu mendapatkan lisensi Grade A dari FIM untuk MotoGP dan Grade I dari FIA untuk Formula 1, Sirkuit Sentul harus bisa dilakukan renovasi supaya sesuai dengan standar internasional.

Tetapi, Tinton juga meyakinkan kalau sirkuit Sentul ini menjadi arena balap MotoGP, maka selanjutnya dana puluhan atau bahkan ratusan triliun rupiah bakal masuk ke Indonesia selanjutnya.

sumber

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here