“ADA APA DENGAN BOM THAMRIN SEHINGGA PERLU REVISI UU TERORISME”

0
47

Beritaplatmerah.com-Maospati Magetan, Rahman Sabon Nama, pengamat politik dan ekonomi  mengatakan  bahwa rencana pemerintah merevisi Undang-Undang (UU)Terorisme perlu disikapi secara hati hati .Hal tersebut disamapakannya saat  dimintai pendapatnya oleh Platmerah yang dihubungi lewat telpon selulernya 21/01/2016 saat berada  Maospati  Magetan.

“Menurutnya,kejadian Teror bom di Sarinah yang sangat mengejutkan  tersebut  tidak seharusnya terjadi karena lokasi tersebut persis di ring dua yang seharusnya steril dari segala macam ancaman keselamatan simbol negara Presiden/Wapres dan Istana Negara.

“Untuk itu ,saya menghimbau kepada Partai Politik yang memiliki Fraksi-Fraksi di DPR RI, dapat melihat secara jernih apa karena Bom Sarinahkah sehingga perlu dilakukan Revisi  UU Terorisme ? untuk memperkuat kewenangan POLRI ? ,hal tersebut tidak perlu dilakukan, sebaiknya tingkatkan kordinasi antara Polri dan TNI.’Katanya

“Rahman menyarankan agar mendayagunakan pasukan Anti Teror TNI yang sangat terlati, baik Jalamangkara Marinir maupun KOPASUS yang selama ini  hanya berlatih terus tetapi tidak digunakan.”Kalau dipaksakan untuk merevisi UU yang menjadi polemik tersebut ,bisa  menimbulkan kecurigaan dan pertanyaan publik,”kenapa setelah Bom Thamrin Polri meminta diperkuat kewenangannya untuk mengatasi terorisme,apalagi semua pelakunya ditembak mati dan bagaimana  bisa membuktikan bahwa bom Thamrin murni terorisne  terkait ISIS,Gafatar dan Poso ?”Ungkapnya.

 “Menurut saya, lebih tepat memperkuat kordinasi dan kerjasama DENSUS  88 Polri  dan Pasukan Anti Teror TNI yang kemampuannya sudah diakui di dunis Internasiaonal untuk  mengatasi teror ,saya yakin  akan dapat membuat gentar para pelaku teror dan akan berfikir seribu kali.”Tungkasnya.

Editor:agus nainggolan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here