50 Persen Peredaran Narkoba Dikendalikan dari Lapas

0
38

Beritaplatmerah.com – Jakarta: Sindikat narkoba banyak yang masih aktif meski di dalam penjara. Badan Narkotika Nasional berusaha menghentikan bisnis narkoba dari lapas karena dampaknya sangat signifikan.

“Kalau kami bisa menghentikan jaringan di lapas secara keseluruhan, sudah mengurangi 50 persen peredaran narkotika di Indonesia,” kata Kepala BNN Komjen Budi Waseso di Garbage Plants Angkasa Pura II Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (10/2/2016).

Budi mengatakan, bisnis narkoba dari lapas juga melibatkan jaringan internasional. Indonesia menjadi pasar menggiurkan bagi peredaran bisnis narkoba. Tingkat konsumsi narkoba di Indonesia tergolong tinggi.

Dalam memberantas peredaran narkoba, Budi berharap masyarakat ikut berperan. Budi mengatakan, BNN tidak bisa sendirian dalam memberangus narkoba.

“Dengan cara ini (peran masyarakat), saya meyakini seluruh komponen masyarakat terutama generasi muda akan terbebas dari narkoba,” ujar dia.

Pagi tadi, BNN memusnahkan narkoba, yakni 822.669,1 gram ganja, 14.838,7 gram sabu, dan 80 butir ekstasi. Barang terlarang itu hasil pengungkapan pada 2015.

Salah satu yang dikendalikan narapidana adalah pengiriman paket 13,7 kilogram sabu yang terungkap di Jakarta Utara pada 29 Desember 2015. Tersangka kasus ini, yakni LAS, MA, dan SL, ditangkap di Kota Tangerang.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat BNN Kombes Slamet Pribadi menyampaikan, seorang narapidana berkewarganegaraan Nigeria mengendalikan pengiriman sabu tersebut.

“Sabu tersebut dikirim dari Thailand atas perintah jaringan Nigeria,” kata Slamet.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here